Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun

Monday, July 16, 2018

Teroris Kaliurang-Indramayu Beraksi karena Jaringannya Ditangkap

Teroris Kaliurang-Indramayu Beraksi karena Jaringannya Ditangkap

Kabar Hukum - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan baku tembak Densus dengan terduga teroris di Kaliurang, DIY, dan pelemparan bom panci di Mapolres Indramayu merupakan serangan balik dari jaringan teror. Mereka bereaksi karena anggota jaringannya ditangkap.

"Peristiwa yang di Yogya dan Indramayu ini bukan serangan terorisme yang diinisiasi, diinspirasi, inisiatif mereka. Tapi ini (reaksi dari) operasi surveillance (pengawasan), operasi penjejakan, dan operasi hunting dalam rangka penangkapan jaringan terorisme," kata Tito kepada wartawan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (16/7/2018).

Tito menjelaskan peristiwa bom di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu menjadi pintu gerbang polisi menangkapi para terduga teroris. Polisi pun mengembangkan operasi untuk mengejar seluruh pihak yang terlibat dan mendukung aksi teror.

"Jadi peristiwa bom Surabaya itu bagi Polri, di satu sisi tragedi dan kita bersedih karena ada korban. Tapi di sisi lain memberikan peluang yang sangat besar kepada Polri untuk masuk ke dalam jaringan ini dan menangkap mereka," ujar Tito.

"Sehingga saya perintahkan agar untuk kasus bom Surabaya, siapa pun yang terlibat, tangkap! Ideolog, inspirator, pelaku, pendukungnya, yang menyiapkan anggaran, menyembunyikan, menyiapkan bahan peledak, atau simpatisan yang terkait, menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, maka ini yang bersimpati pun kepada mereka saat melakukan aksi itu, bagian dari kelompok mereka itu bisa kami pidana," sambung Tito.

Aksi kejar-kejaran mewarnai penembakan yang terjadi di Jalan Kaliurang (Jakal) Km 9,5, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (14/7) sore. Tiga terduga teroris tewas ditembak polisi, sedangkan dua polisi terluka.

Dini hari setelahnya, Minggu (15/7), seorang pasangan suami-istri terduga teroris melemparkan bom rakitan ke halaman Mapolres Indramayu. Bom tersebut tidak meledak dan polisi berhasil mengamankan kedua pelaku yang berusaha melarikan diri.

No comments:
Write comments