Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun

Monday, July 30, 2018

Ini 8 Manfaat Super Pijat Tradisional untuk Kesehatan

Ini 8 Manfaat Super Pijat Tradisional untuk Kesehatan

Kabar Kesehatan - Walau merupakan sebuah teknik tradisional, namun pijat tak lekang oleh waktu. Pijat tak hanya di Indonesia, namun ada di berbagai belahan dunia juga. Pijat tak hanya jadi solusi untuk meredakan pegal di tubuh, namun juga disinyalir dapat membuat tubuh menjadi sehat. Banyak teknik pijat yang berbeda di seluruh dunia yang punya banyak manfaat.

Bagi para penggemar pijat tradisional, mereka memilih teknik ini sebagai salah satu pemulih tubuh. Nggak salah, karena pijat rupanya punya sangat banyak manfaat, lho. Simak yuk!

1. Lebih mudah BAB

Suka sembelit pagi-pagi? Atau susah buang air besar (BAB)? Pijat bisa membantumu meredakannya, menurut riset yang dipublikasikan dalam International Journal of Nursing Studies.

Dalam penelitian tersebut, ada 60 orang yang mengalami konstipasi dibagi menjadi dua grup. Salah satunya mengonsumsi laxative (obat pencernaan) dengan pijat di daerah perut, sementara yang lainnya hanya mengonsumsi obat saja.

Setelah delapan minggu, dilaporkan mereka yang berada dalam grup 'pijat' mengalami lebih sedikit gejala masalah pencernaan dan sakit perut ketimbang kelompok satunya. Tambahan lagi, mereka jadi lebih mudah BAB dan mulai cukup rutin.

2. Menyehatkan badan

Setelah pijat, badan terasa jadi lebih enak dan sehat. Contohnya dengan memijat badanmu lewat pijat ala Swedia bisa merubah respon sistem imun tubuhmu, menurut studi yag dilakukan oleh Cedars-Sinai Medical Center.

Secara umum, mereka mengalami kemajuan pesat dalam jumlah sirkulasi limfosit, yakni sel-sel darah putih yang membantu melawan infeksi.

3. Tak ada lagi nyeri punggung

Buat kamu yang sering nyeri punggung bawah atau low back pain, pijat bisa menjadi solusi terbaik ketimbang mengonsumsi obat pereda nyeri atau pakai koyo. Studi dari Pain Medicine mengungkapkan 50 persen mereka yang mengalami nyeri punggung kronis mengalami perbaikan saat menerima 10 sesi pemijatan.

Tak hanya itu saja, efeknya pun berlangsung lama. Sekitar 75 persen mereka yang mengalami perbaikan setelah 12 minggu masih menunjukkan manfaatnya saat melewati 24 minggu. Luar biasa ya.

4. Tidur makin nyenyak

Nah biasanya yang suka nyeri punggung, juga kerap susah tidur di malam hari. Solusinya? Pijat!

University of Miami School of Medicine mengkaji 30 orang dewasa yang punya nyeri punggung kronis dan menjalani 30 menit sesi pijat untuk dua kali seminggu selama lima minggu. Hasilnya, mereka jarang mengalami gangguan tidur, yakni terbangun di lama hari atau susah tidur.

Plus, pijat membantu meringankan rasa nyerinya juga, berarti semakin berkualitas tidurnya.

5. Singkirkan nyeri setelah olahraga

Kadang tubuhmu terasa nyeri dan keram setelah berolahraga, terutama setelah sesi yang cukup intens. Pijatan selama 10 menit bisa bantu mengurangi rasa tersebut di bagian otot dan sendi yang terasa sakit, menurut studi dalam Journal of Strength and Conditioning Research.

Jika tak sempat memanggil tukang pijat setelah olahraga, mungkin kamu bisa mencoba solusi lain: terus bergerak. Meski kebanyakan orang ingin beristirahat dengan diam, namun 'active rest' alias istirahat yang aktif, misalnya 10 menit menggerakkan bahu, juga bisa membantu mengurangi rasa nyeri, lho.

6. Menghilangkan Badmood

Rasa menenangkan dan menyenangkan setelah pemijatan tentu akan meningkatkan moodmu. Oleh karena itu, sesi pemijatan bisa membant mereka yang mengalami depresi atau stres.

Seorang peneliti asal Taiwan mengkaji 17 studi tentang pijat menyimpulkan bahwa sesi terapi pijat dapat mengurangi gejala depresi. Akan tetapi, masih diperlukan studi lebih lanjut untuk menentukan teknik dan protokol pijat yang mana yang lebih efektif, lanjut peneliti tersebut.

7. Menghilangkan cemas

Menurut studi dari Emory University, pijat dapat membantu menenagkan pengidap gangguan kecemasan umum (GAD). Yakni menggunakan terapi pijat ala Swedia.

Setelah enam minggu dalam terapi, pengidap GAD mengalami pengurangan signifikan, mengacu pada skor dari Hamilton Anxiety Rating Scale. Skala ini mengukur rasa khawatir, tegang, takut, insomnia, mulut kering dan gelisah pada pengidap gangguan kecemasan.

8. Turunkan tekanan darah

Bagi pengidap hipertensi, pijat bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi. Dalam studi di Iran, wanita yang mengalami prahipertensi dan menjalani sesi pemijatan swedia selama 10-15 menit tiga kali seminggu alami penurunan pada tekanan darah sistolik mereka.

Penurunan mereka sekitar 12 mmHg setelah sesi pemijatan. Dan efek ini tetap awet selama 72 jam setelah mereka selesai dipijat.

No comments:
Write comments