Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun

Thursday, May 10, 2018

Akhir Cerita Rusuh di Mako Brimob Berakhir, Ledakan Bom dan Napi Menyerahkan Diri

Akhir Cerita Rusuh di Mako Brimob Berakhir, Ledakan Bom dan Napi Menyerahkan Diri

Kabar Hukum - Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok telah berakhir setelah berlangsung selama sekitar 36 jam. Operasi penanggulangan berakhir sekira pukul 07.15 WIB.

"Alhamdulillah kita dapat menanggulangi ini dengan meminimize korban. Operasi berakhir 7.15 tadi, sudah selesai," ujar Wakapolri dalam jumpa pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (10/5).

Ia menyebut seluruh tahanan sebanyak 156 orang telah menyerahkan diri. "99 Persen seluruhnya bisa terselesaikan tanpa ada korban lagi. Ini masih proses sterilisasi. Seluruh napi telah menyerahkan diri," tegasnya.

Sebelumnya, terdengar ledakan sebanyak sekitar 6 kali di sekitar lokasi. Terkait hal itu, Wakapolri menyebut ledakan merupakan upaya sterilisasi dari petugas.

"Ledakan yang didengar itu petugas sedang melakukan sterilisasi," tandasnya.

Jalannya negosiasi antara kepolisian dengan Narapidana teroris bersifat rahasia. Sehingga, tidak bisa dibeberkan kepada publik.

"Ada beberapa hal itu berkaitan materi jadi kami tidak bisa sampaikan," ujar dia.

Dia mengatakan, proses negosiasi sangat rumit. Mengingat di dalam ada beberapa teroris yang memegang senjata.

"Negosiasinya banyak hal. Terutama terkait senjata di dalam yang masih rawan," tutup dia.

Sebelumnya, Narapidana di Rumah Tahan (Rutan) Mako Brimob Kelapa 2 Depok memberontak. Peristiwa itu menewaskan lima polisi dan seorang napi teroris. Sementara seorang anggota Polri bernama Bripka Iwan Sarjana yang tadinya di sandera pihak teroris berhasil dibebaskan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.

Iwan berhasil diselamatkan setelah disandera selama sekitar 24 jam lebih. Saat ini, Iwan masih dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan medis.

No comments:
Write comments